Perlindungan Perbatasan

Ditulis oleh Lotuschef – 3 Juli 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 结界 Boundary Protection

Mengacu ke rekaman ceramah Mahaguru Lu:

Kalau Mahaguru bilang, beliau tidak membuat perisai perlindungan perbatasan, sehingga banyak hantu yang berdiam di rumahnya.

Hahaha!

Saat aku mulai memimpin sesi sadhana di rumah ibadah setempat, aku juga memberitahu para pengurus di sana mengenai alasanku untuk tak melakukannya.

BEGITULAH! Seperti yang kamu semua ketahui, berbagai standar yang dibuat oleh administrator Ordo Satya Buddha harus dipatuhi!

Aku hanya membuat perlindungan perbatasan saat memberikan layanan pelimpahan pahala untuk orang yang meninggal dunia saja, untuk memberitahu bahwa “ini adalah sesi puja pribadi, jadi mohon hormati kekhusyukan acara ini.”

Sama halnya dengan saat aku mulai melakukan puja homa, aku hanya membuat perlindungan perbatasan untuk tungku pembakaran saja – tujuannya untuk memberitahu semuanya supaya menghormati Kesucian dan Ketulusan dalam proses persembahan kita, jadi mohon jangan menganggu.

Berbeda dengan kebanyakan orang yang membuat perisai perlindungan perbatasan sebelum bersadhana, mereka biasanya takut diganggu oleh roh atau hantu, namun aku merasa tak perlu melakukannya.

SUNGGUH! Mulai dari akhir 2009 saat aku kembali ke Singapura, aku tak menganjurkan pembuatan Perisai Perlindungan Perbatasan di saat sesi sadhana.

Saat Mahaguru Lu mengajarkan Maha Kesempurnaan (Maha Paripurna), beliau sempat memberitahu kita kalau ia tak membuat perisai perlindungan perbatasan di rumahnya. Kiranya saatnya kamu sadar diri dan seperti yang selalu kutekankan: Kamu harus tahu apa yang sedang kamu lakukan selama ini! :)

Bukankah semua insan adalah Satu dan Sama?!
Di awal sadhana, visualisasi Empat Batin Yang Tak Terhingga, sebenarnya mencakupi semua insan di enam alam transmigrasi (samsara).

Jadi di tahap itu kalau kamu paham akan arti sebenarnya dari Empat Batin Yang Tak Terhingga, kamu pasti akan dengan segala ketulusan mengundang semua insan untuk bergabung denganmu dalam bersadhana.

Lalu kenapa menggunakan Perisai Perlindungan Perbatasan untuk mengecualikan mereka?

Bila kamu punya “Kesaktian”, saat menggunakan Vajra dalam membuat Perisai Perlindungan Perbatasan pasti akan memancarkan sinar ataupun Api Vajra, dan beberapa roh akan ada yang sensitif, sehingga membuat mereka tak nyaman.

MAKA COBALAH RENUNGKAN: Akankah kamu mengundang seseorang ke acaramu, namun kemudian malah mencelakainya? :)

Dan juga bila kamu benar-benar memahami Kebijaksanaan Kesetaraan dan salah satu faktor utama Bodhicitta, kamu akan selalu waspada akan berbagai kemungkinan dari tindakanmu yang bisa saja mencelakai para insan.

Roh ataupun Hantu selalu ada di sekitar kita, dan beberapa dari mereka malah punya HAK yang lebih besar untuk tinggal di suatu tempat ketimbang kita; justru kita-lah yang menjadi penjajah yang merebut wilayah mereka.
Berpikirlah dengan cara demikian, jadilah rendah hati, marilah berbagi dan hidup dengan harmonis.

Kuharap sekarang kamu paham apa yang selama ini masih kulakukan, dan jangan menganggapku orang yang aneh dan tak masuk akal.

Meskipun pandanganmu kepadaku yang positif maupun negatif tak penting buatku, TAPI hal tersebut akan sangat mempengaruhimu dalam perjalananmu untuk menjadi Yogi Sejati!

Tentu saja semua tindakanmu adalah tanggung jawab ataupun Karma-mu sendiri, tak ada hubungannya denganku ataupun orang-orang lain.

Namun ingatlah selalu nasihat dari Mahaguru Lu: Sebelum kamu tercerahkan sepenuhnya, JANGAN PERNAH menghakimi siapapun juga!!!

DAN hal terpenting yang Mahaguru Lu ajarkan: Ketahuilah apa yang dapat/boleh kamu lakukan, dan apa yang kamu tak dapat/tak boleh lakukan.

Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Share Button

Recent Posts

Speak Your Mind

*