Si Iblis Yang Menang?

Ditulis oleh Lotuschef – 28 Desember 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: The Demon Won? 魔赢了?

1. Aku masih ingat jelas pernah melihat wajah seorang pengacara saat ia keluar dari ruang sidang. Mukanya menampilkan wajah predator yang baru saja MEMBUNUH mangsanya!
Dengan darah yang menetes dari mulutnya yang menganga, dan “taringnya” terlihat pula!

Hahaha!

Sungguh! Ini melihat sebuah aura yang menakutkan!!! :)

2. “Roh yang menempel” pada seorang mengejekku sambil berkata: “Aku masih di sini, coba saja usir aku!”
Auranya bagaikan seseorang yang merasa telah memenangkan peperangan, ia merasa cukup penting untuk memamerkannya!

3. Satu lagi “roh yang menempel” pada seseorang, dengan senyuman yang menyeringai, setelah berbohong dan merasa kalau kebohongannya tak ketahuan.
Ia memancarkan aura pucat dan kehijauan seperti hantu!

4. Yang ini berbohong dan wajahnya nampak seperti terengah-tengah dan matanya menciut seperti ular. Badannya agak bungkuk dan matanya jelalatan melihat ke arah lantai, seringkali berusaha menghindari berpandangan dengan orang-orang lain.

~~~~~~~~~~~~~~

Sungguh benar ada beberapa orang yang berpikir kalau mereka Berhasil BERBOHONG dan merasa MENANG dalam apapun yang mereka sukai atau anggap penting!

Hahaha!

Mohon maaf sekali harus menyadarkanmu dari sesi berkhayal!

Iblis di dalam dirimu telah Menang, dan ia mencengkeram jiwamu!

Di dalam agama Buddha ada yang namanya Teori Jalan Tengah, dan ia bagaikan Timbangan yang harus selalu dijaga keseimbangannya!

Bagaimana caranya mencapai kondisi ini kalau kamu membiarkan timbangannya terlalu berat sebelah?

Jadi ingatlah selalu, saat kamu mendapatkan sesuatu, kamu harus selalu mengembalikan (atau merelakan) sesuatu yang nilainya sama, atau bahkan yang nilainya lebih tinggi sebagai gantinya!

BILA kamu masih menganggap artikel-artikel di dalam blog ini adalah gosip, maka jodohmu ada di tempat lain. Jadi SEKARANG berhentilah membaca!

Sang Buddha mengajarkan Dharma yang berisikan berbagai metode yang jumlahnya tak terbatas, untuk menyelesaikan berbagai masalah; sehingga kamu bisa meninggalkan segala penderitaan dan mendapatkan kebahagiaan.

Begitu juga halnya, setiap pikiran dan tindakan masing-masing individu akan menjadi tolok ukur tingkatan mereka dalam menciptakan atau menghapuskan penderitaan.

Jadi bila ada orang-orang yang bisa mengajarkanmu metode yang lebih baik untuk menghapus penderitaan, mohonlah untuk belajar dari mereka.

Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Share Button

Recent Posts

Speak Your Mind

*