Tak Bisa Diungkapkan Dengan Kata-kata [2]

Ditulis oleh Lotuschef – 5 Oktober 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 尽在不言中 All Within Speechless Silence [2]

Aku sedang membantu teman-teman murid untuk mengantarkan persembahan di saat sesi puja api homa, dan di saat yang sama mengurus masalah yang mereka hadapi.

Di Medan baru-baru ini ada seorang murid yang menimpali dengan masamnya, “Kenapa Medan begitu spesial, fashi membantu masing-masing melakukan persembahan?”

Padahal murid ini tak tahu benar apa yang dia KATAKAN. Dari situ pula kelihatan bahwa ia tak mengenal Mahaguru Lu dengan baik serta apa yang Buddha bisa lakukan.

Mahaguru sungguh mengetahui semuanya.

Aku diminta beliau untuk membantu masing-masing peserta melakukan persembahan juga ada maksudnya tersendiri!

Contohnya, teman yang satu ini menderita “Masalah Jantung”!

Aku sarankan dia memeriksakan diri dengan menunjukkan area jantungnya sebagai area yang bermasalah.

Dari arsip percakapan:

[— AA: HH sayang, bagaimana dengan orang yang kuminta untuk memeriksakan diri?
Keluarganya juga kusarankan untuk mendaftarkan diri di sesi upacara di Hong Kong atau mensponsori puja api homa atau acara amal.
Mereka membutuhkannya.
Salam.

HH: Namanya BM, dia akhirnya memeriksakan diri dan ternyata memang ada masalah dengan jantungnya. Fashi sungguh akurat hahaha.
Aku tak tahu istilah kedokterannya – Penyempitan Pembuluh Darah Jantung.

Baiklah, aku akan memberitahu keluarganya :)

AA: Ya. Itulah kenapa dia kelihatan sesak nafas.
Bagus sekali sudah ketahuan di awal.
Jadi bisa segera ditangani dan mencegah sebelum menjadi masalah yang serius.
Kolesterolnya pasti tinggi dan ada lemak yang menyangkut di pembuluh darahnya hingga menyebabkan penyempitan.

Wow! Sekeluarga akan menjadi penggemarku liao!
Hehe!

HH: Ya, bagus sudah ketahuan di awal, jadi bisa mencegahnya sebelum menjadi serius. Terima kasih, fashi.
Fashi bilang ayahnya punya aura yang sama dengan BM, kudengar ayahnya juga pernah menjalani operasi jantung.

Ia jadi kelabakan begitu tahu hasil pemeriksaannya. Mamaku menghiburnya dan memintanya supaya mengurangi intensitas olah raganya. Dia suka bermain badminton.

Hahaha ya penggemar fashi di Medan pelan-pelan bertambah liao :) —]

Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Seorang sadhaka yang tulus perlu menjaga Tubuh – Ucapan – dan Pikirannya, untuk mencegah dirinya dari menciptakan Karma Buruk.

Si murid yang menimpali mengenai aku membantu masing-masing peserta melakukan persembahan, ia tahu sekali kalau hal seperti ini sudah tak dilakukan di (sesi puja di) Singapura.

Hahaha!

Mahaguru Lu selalu menyertai dan membimbing kita dalam pelatihan diri dan juga pembabaran dharma.
Jadi kalau kamu hanyalah seekor kelinci, lebih baik jangan mendekati tempat bermain singa!

Mahaguru selalu melakukan semua hal dengan alasan tertentu untuk memberi manfaat semua insan. Kamu harus selalu ingat hal ini.
Semua hal yang kamu lakukan atau katakan juga akan dinilai (diukur) oleh Mahaguru atau para wakilnya.
Oleh karenanya, performa-mu akan menjadi landasan apakah kamu perlu diberikan ajaran selanjutnya atau tidak.

Bagi seorang Buddha Hidup seperti Mahaguru, banyak hal yang menjadi Rahasia hanya antara Sang Guru Akar dengan si Murid yang bersangkutan, dan tak ada hubungannya dengan siapapun juga.

Dalam ceramahnya hari ini (catatan: per tanggal publikasi artikel sumber), Mahaguru menanyakan: Adakah dari kalian yang telah mencapai Tingkatan ini?

Hahaha!

Tentunya, hampir semuanya saja tak mampu mendapatkan keberhasilan dalam Guru Yoga, apalagi mendapatkan abhiseka dalam Meditasi nan Mendalam!

Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng SIddhi Hom
Lama Lotuschef

Share Button

Recent Posts

Speak Your Mind

*