Lotuschef Bercakap-cakap – Persepsi Orang Awam

Ditulis oleh Lotuschef – 18 Januari 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Chat – Sentient Perception 凡人的见地

 
Mengacu ke film: Legenda Wisely [衛斯理傳奇]

Cuplikan layar ini diambil dari pranala film di atas.

Yang pertama menggambarkan seorang bayi dengan bola bersinar di dekatnya. Mereka menyebutnya “Bola Naga” seperti pada sebutan kepala biara aliran Bola Naga.

Yang ini menggambarkan kepala biara tua yang meninggal, digantikan oleh penerusnya, seorang anak kecil berusia 5 tahun yang baru saja keluar dari retretnya dan mengaku telah melatih diri hingga mencapai keberhasilan “Buah Sejati” [修成正果] dengan bantuan Bola Naga.
Sang penerus mengatakan bahwa karena ini adalah satu-satunya waktu bagi semua pengikut untuk bisa menyaksikan Bola Naga, maka ia berkeliling untuk memberkati mereka.

Di dalam film tersebut, Bola Naga yang dipuja ternyata adalah sebuah super komputer dari negeri alien, dan ia dibutuhkan untuk menghidupkan kendaraan mereka yang berbentuk seperti naga.

Salah seorang dari alien yang bernama Howard Hope ingin kembali ke planetnya, namun tak menghiraukan berbagai macam bencana yang ia ciptakan dalam prosesnya. Jadi si alien ini pergi untuk mengambil Bola Naga itu kembali.

Apa yang ingin kusampaikan di sini? :)

Pola Pikir Orang Awam sangat nampak jelas di film ini!

Sebuah objek berbentuk bola, yang bersinar saat sinar Matahari menerpanya, telah menjadi benda pusaka sebuah Aliran yang diturunkan dari satu kepala biara ke para penerusnya, dan dinamai sebagai Bola Naga.

Dan kemudian semua umat dari aliran ini berusaha melindungi “Bola Naga” itu hingga rela mengorbankan nyawa mereka sendiri.

Bukankah ini contoh “Kemelekatan” yang parah terhadap Wujud Duniawi, yang diciptakan oleh Para Pendahulunya yang Bodoh?

Hahaha!

Lalu si kepala biara baru muncul dan mendeklarasikan dirinya telah melatih hingga mencapai “Buah Sejati” – yang di dalam Tantrayana berarti ia telah mencapai Kebuddhaan kiranya?

Kalaupun benar, seharusnya dia hanya perlu duduk atau berdiri di satu titik, lalu menarik sinar atau “energi semesta” dan memancarkannya ke arah luar dalam gelombang yang melingkar untuk memberkati semua umat!

Tak perlu harus pergi berkeliling untuk memberkati para umat satu demi satu dengan menyentuh kepala mereka!

Seperti seorang Vajra Master yang mengatakan pernah menghabiskan waktu lebih dari 4 jam membunyikan lonceng vajra dalam sebuah pelayaran untuk menyucikan dan memberkati semua mahluk di danau tersebut, dan kebanyakan orang berpikir kalau dia telah menghabiskan begitu banyak “usaha” atau “kekuatannya” untuk melakukan sebuah tugas amal!
Dulu aku sudah pernah menuliskan tentang hal ini!

Inilah contoh persepsi orang awam, bahwa kamu harus melakukan hal itu, dan harus “Terlihat”, makanya baru dikatakan punya “kekuatan”!

Tapi teman-teman pasti akan mengatakan kalau Guru juga pergi berkeliling untuk memberikan berkat jamah kepala (moding) satu demi satu kepada para murid setelah sesi upacara!

:) Padahal kenyataannya, saat kamu telah melewati bendera-bendera Abhiseka, dan kamu mengikuti instruksi Guru untuk “Membentuk Mudra, Melakukan Visualisasi, dan Menjapa Mantra” yidam yang bersangkutan; KAMU sudah tersucikan dan terberkati, bahkan berkali-kali, karena di sana ada lebih dari sebaris bendera-bendera!

Kalau saja setiap murid mematuhi instruksi Guru, maka Guru sungguh tak perlu memberikan “moding” lagi, dan harus satu per satu pula! :)

Di sini, Guru juga sedang menunjukkan pemenuhan sumpahnya untuk “Memuaskan atau Menyenangkan” semua insan 随顺众生, lewat memberikan “moding” – di mana beliau menampilkan tindakan yang “Terlihat” demi membahagiakan semuanya!

Kalau kamu membaca 华严经 (Avatamsaka Sutra), di sana tertulis bahwa Keberadaan Seorang Buddha beserta Ajaran dan Kekuatannya diperagakan Secara Langsung Dalam Sekejap ke seluruh penjuru dunia yang banyaknya tak terukur di Alam Semesta ini.
[ 如此道场,我等十佛刹微尘数菩萨而来作证,十方一切诸世界中悉亦如是。]
— dikutip dari 华严经 – 普贤行品第三十六 [1]

Masih ada lagi Kesalahan Besar Orang Awam di film ini! :)

Lilin tiba-tiba padam saat si kepala biara kecil sedang bermeditasi.
Ia merasakan ada bencana besar yang akan menimpa alirannya di dalam biara!

Tapi di saat yang lain, ia pernah berkata bahwa beberapa hal berada “di luar kekuasannya”, jadi ia “tak bisa menjangkau dan mengamatinya”!

Apa yang Guru pernah katakan?

Seorang Buddha secara otomatis akan terhubung dengan semua dunia karena ia adalah Sang Penguasa Alam Semesta!

Saat ADA ORANG yang berkata bahwa “sesuatu atau seseorang” berada “di luar jangkauan pengamatan mereka”, mereka masih jauh dari Kebuddhaan!

Guru pernah mengatakan bahwa para Dharmapala dan Dewata akan selalu memberinya informasi terkini!

Sudahkah kamu baca artikel Guru yang baru-baru ini aku bagikan di dalam blog?
盧勝彥文集 > 235_虛空來的訪客 – 無形的開刀

Di sana ditulis bahwa seorang murid telah menjapa Sutra Satya Buddha sebanyak 500 kali.
Guru dan beberapa Bodhisattva datang untuk menyembuhkannya dari semua sel kanker di suatu pagi saat ia sedang tidur! :)

Hahaha! Bagaimana Guru bisa tahu kalau dia sedang butuh bantuan?
Karena ia adalah seorang umat yang telah berlindung (bersarana)! Yang artinya ia telah menjalin Jodoh dengan Guru!

AH! Sebenarnya masih ada banyak orang yang meski belum bersarana kepada Guru, tapi mereka tetap mendapatkan bantuan!

Jalinan Jodoh bisa berasal dari berbagai kehidupan lampau juga!

Hahaha!

Tontonlah film di atas dan lihat-lihatlah “Persepsi Orang Awam” apa saja yang bisa kamu temukan!

Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Recent Posts

Speak Your Mind

*