Guru Versi Khayalan [2]

Ditulis oleh Lotuschef – 26 Desember 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Fakes of Guru? [2]
Image © Sina: Jing Tian sebagai Tian Xi dalam Peperangan Antar Negara (The Warring States, 2011)

Fake – Palsu:
{Kata Sifat} Punya penampilan yang palsu atau menyesatkan; menipu.

{Kata Benda}
1. Sesuatu yang tidak otentik atau asli; sebuah kepalsuan.
2. [Dalam istilah olah raga] Gerak tipu singkat atau perubahan arah yang dibatalkan dengan tujuan untuk menyesatkan lawan atau tim lawan.

{Kata Kerja Transitif ~ pelengkap penderita}
1. Merancang dan menampilkannya seperti asli; memalsukan.
2. Mensimulasi; berpura-pura.
3. [Dalam istilah musik] Mengimprovisasi (sebuah bagian).
4. [Dalam istilah olah raga] Menipu (lawan) dengan gerak tipu. Sering digunakan dengan tambahan “out”.

{Kata Kerja Intransitif ~ tidak membutuhkan objek}
1. Berperan dalam berpura-pura, simulasi, atau aktivitas menipu lainnya.
2. [Dalam istilah olah raga] Melakukan gerak tipu.

Palsu, imitasi:
Sinonim (persamaan kata): Affected (terpengaruh), artificial (tiruan), assumed (diasumsikan), bogus (bohongan), concocted (karangan), counterfeit (palsu), fabricate (memalsukan), fictitious (khayal), forged (direproduksi secara curang), fraudulent (curang), invented (diciptakan), make-believe (berpura-pura), mock (mengimitasi), phony (palsu), pretended (mengaku asli padahal palsu), pseudo* (semu, palsu), reproduction (produksi ulang), sham (hoax-bualan, munafik), simulated (tiruan), spurious (haram).

Catatan: Fake (Imitasi) adalah hasil karya yang sengaja dibuat atau diubah supaya terlihat lebih bagus, lebih tua, atau lain daripada aslinya; sedangkan Forgery (pemalsuan) adalah imitasi palsu dari suatu benda lain yang sudah ada.

Berpura-pura:
Sinonim: act (meniru), affect (mempengaruhi), assume (mengasumsikan), bluff (menipu), copy (menduplikasi), counterfeit (menipu), disguise (menyamarkan), dissimulate (menyembunyikan), fabricate (memalsukan, mengarang), feign (membayangkan, berpura-pura untuk menipu), forge (memalsukan), put on (hoax-membual), put on an act (berpura-pura untuk membohongi), sham (mengutip untuk memperdaya), simulate (meniru), spoof (imitasi lelucon).

Teman-teman sekalian yang terkasih, mulai menarik??? :)

{AA: Topik yang sedang trend sekarang di facebook adalah meminta teman-teman murid untuk turut menandatangani petisi ke pemilik WordPress sebagai bentuk protes untuk meminta situs-situs yang mencemarkan nama baik Guru supaya ditutup.

Yang paling lucu adalah di sana ditulis komite TBF pusat kita dengan rendah hati bertobat di hadapan Guru dan memberitahu-Nya bahwa mereka akan mengambil langkah hukum terhadap mereka yang melakukan pencemaran.

Berkata kalau mereka tahu bagaimana terlukanya hati Guru karena nama Beliau dilecehkan dll. Aku sedang membayangkan kira-kira Guru akan menimpalinya bagaimana ya. Lol.

Haha, orang awam mengukur Buddha lagi.

Mereka melakukan sesuatu yang tak mungkin, bagaimana lah caranya mencari dan menuntut mereka yang melakukan pencemaran. Kecuali mereka benar-benar berkolaborasi dengan agen FBI yang berspesialisasi dalam bidang kejahatan internet untuk melacak mereka.

Ya ya ya terserah mereka lah. Aku lihat beberapa orang malah menandatangani petisi lebih dari sekali. Lol.

Bagi umat yang baru, paling baik adalah menjapa mantra empat sarana lebih banyak lagi untuk memperkokoh ikatan samaya. Tak perlu turut campur dalam masalah ini karena merupakan debat yang tiada habisnya. Guru saja bahkan tak mengurusi, lalu kenapa kita harus ribut?
Justru merekalah yang merasa terganggu, bukan Guru.
Haiyah, pendek kata, mereka ini telah teracuni oleh kebencian.

Harusnya bertanya pada diri sendiri lagi, apa yogi sejati bertindak seperti ini?
Bukankah seharusnya berupaya menjadi riang dan memperlakukan insan lain secara setara mah.
Mereka yang belum berjodoh ya biarkanlah berbuat semau mereka.

Haha, aku lebih baik menjapa mantra lebih banyak Lol, siapa tahu mereka akan menyuruhku bertobat karena aku tidak berada dalam pihak mereka Lol (seperti mereka yang menyuruh Fashi untuk bertobat di forum 6ears gorilla).

Sungguh orang-orang yang menggelikan.}

Suatu saat di bulan Oktober, seorang teman bertanya kepadaku:

{BB: Kau ingin aku menutup situsnya?

Francesca Poon: Hah? Situs siapa?

BB: The bullshit, yang membicarakan Lotuschef.

Francesca Poon: Hahaha! Tak perlu. Guru bilang supaya membiarkan mereka saja. Tembakan-tembakan mereka juga akhirnya akan berhenti dan kini Komite Pusat turut masuk ke dalamnya bersama dengan para pendukung mereka untuk membuat kekacauan di kedua situs tersebut. The Bullshit dan The Dharmapalas telah dimanipulasi.

BB: Aku bisa menutupnya dalam beberapa hari.

Francesca Poon: Mari kita benar-benar mendengarkan Guru saja dan menonton mereka semua dari samping. Jangan turut campur dalam jalur Karma.

BB: Ok.

Francesca Poon: Aku bertobat karena masuk ke dalam Situs Dharmapala demi memberitahu mereka beberapa kebenaran.
Hahaha! Bagi mereka, kebenaran sudah tak ada artinya lagi. Yang mereka lakukan adalah memukul habis Yew Chung.

BB: Siapa orang di belakang Bullshit? Yew Chung-kah?

Francesca Poon: dan masih ada beberapa lainnya, dan sepertinya ZZ dan YY juga turut serta dalam menyediakan materi untuk publikasi.

ZZ ingin cepat menjadi boss dan YY iri melihat XX yang selalu dekat dengan Guru di publik, ia ingin mengambil posisinya.

Namun, mencemarkan nama baik Guru berarti TBS bagaikan tutup toko, dan tak ada orang yang akan mampu menjadi boss dan yang satunya lagi akan kehilangan sumber pemasukan dari persembahan dana para murid untuk Guru.

Manusia-manusia biasanya bertindak mengikuti dorongan hati atau atas emosi kemarahan sesaat, mereka tak menyadari kalau sedang menggali liang kuburnya sendiri jauh-jauh hari di muka.

Aku menemukan sebuah artikel, di sana Guru berkata bahwa TBS melebur dan menghilang, tak ada seorangpun yang tahu siapa Beliau dulunya…

BB: Kita bisa membuat “religiousbullshitisbullshit”

Francesca Poon: Sungguh, semu ini bukanlah masalah.
Semuanya bergantung pada hasil pelatihan diri masing-masing individu.
Tak perlu bertindak, sayangku, Guru berkata tontonlah dengan hening dari sisi samping…
Percayalah pada Guru, Ia punya solusi terbaik.
Komite pusat mensirkulasikan pemberitahuan supaya semua umat mendukung situs The Dharmapala.

BB: Apakah itu situs lain yang juga turut mencemarkan nama baik Guru?

Francesca Poon: Tidak, mereka mengaku turut mendukung Guru.
Sepertinya sangat mungkin kalau YY berada di belakang ini.

BB: Bisakah berikan pranalanya?

Francesca Poon: http://ilovegm.wordpress.com/

ada yang lainnya juga yang turut memberikan dukungan:
http://shengyenlu-truth.com/
http://tw.myblog.yahoo.com/xing_fu_avenue

http://sixearsmonkey.wordpress.com/2012/10/05/%E5%A0%AF%E4%B8%AD%E5%B8%AB%E5%85%84%E7%9C%9F%E8%AA%A0%E5%9B%9E%E6%87%89/
Wee Ting — ini juga salah satu pemimpin ekstrimis dari situs pemfitnah

Aku tak masuk dan melihat-lihat karena Guru menghentikanku loh!

BB, mendukung Guru tidak harus dengan cara seperti ini. Bersadhanalah dan limpahkan pahalanya untuk semua insan sehingga mereka kembali menemukan sinar yang membimbing mereka.

Inilah yang Guru sukai dari kita semua. Bodhicitta.}

Memberitahumu mengenai Kebenaran: sungguh tak perlu merepotkan diri dengan menandatangani petisi untuk menutup “situs atau blog yang dianggap sebagai lawan” manapun.

Guru-pun juga tidak melakukan hal itu!

Bukankah Beliau berkata kalau Ia tak menghiraukan apapun yang orang lain katakan; Setuju atau Berlawanan, juga tak masalah?

Kenapa begitu hebohnya hingga menggalang pasukan para “orang yang tertidur” ini untuk mendukung perang sucinya melawan seorang YC?

Kekuatan massa dalam jumlah banyak hanya membikin malu mereka yang mengaku dirinya sebagai para murid Buddha!

Inilah orang-orang yang terjebak dalam Dualisme dan BUKANNYA filosofi Jalan Tengah yang diajarkan Buddha, iyakah kiranya? :)

Wow haha! Setujukah bila mereka masing-masing ini punya seorang Guru yang mereka ciptakan sendiri dalam imajinasi mereka? :)

Guru versi khayalan diciptakan dan lalu dipaksakan kepada orang-orang lain pula!!! Hahaha!

Kenapa meminta persetujuan dari Guru atau bahkan memberitahu Guru?

Merekalah orang-orang dengan mental pengecut yang kurang percaya diri dan ingin menyalahkan orang lain saat hal-hal tidak berjalan seperti yang mereka harapkan.

Guru bilang lebih baik jangan labeli mereka sebagai orang-orang Bodoh, jadi harus menggunakan kata sifat lainnya? :)

Tapi memang ada beberapa Kebenaran yang dikatakan di dalam forum 6earsmonkey.

Seperti siapa yang selalu memberitahu bagaimana XX dan lainnya sia-sia mendompleng Guru atau selalu dekat dengan Guru?

Pernyataan-pernyataan penuh kedengkian seperti ini sudah tersebar luas selama bertahun-tahun juga.

Kerusakan sudah terjadi dan sekarang mencoba menutupinya dengan paksaan seperti serangan grup yang terorganisir?

Sebelum orang-orang ini mulai meremehkan Guru setiap harinya, mencoba mengusir Guru atau menggantikan Guru, betapa menyedihkannya mereka tak menyadari bahwa mereka pas sekali dengan ekspresi “memotong hidungmu untuk melukai mukamu!” (Catatan penerjemah: sebuah ekspresi yang menggambarkan reaksi yang berlebihan terhadap sebuah masalah hingga menghancurkan diri sendiri, di sini artinya juga sebagai peringatan atas kekesalan atau tindakan ingin membalas dendam namun pada akhirnya malah jauh lebih merusak diri sendiri daripada objek kemarahannya.)

Semua pencemaran nama baik ini dilihat-lihat lagi sebenarnya bermula dari mereka yang mengidamkan kekuasaan, kendali, status, kekayaan, dll; semuanya adalah turunan dari 3 Racun – Serakah, Marah, Bodoh.

Coba pikirkan: Guru sebagai seorang Buddha Hidup, tak tahu apa yang telah dan sedang terjadi?
Hahaha!

[Bersambung]

Salam semuanya.

Lama Lotuschef
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom

Recent Posts

Speak Your Mind

*